METODE PEMBELAJARAN:
Latihan Siap (Drill)
Dosen Pengampu :
Disusun Oleh :
Nuzul Syarbini (20500118021)
Wafa Rizkiana (20500118022)
Kelas / Semester : 1.2 / 3 ( Tiga )
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
2019
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT Tuhan Semesta Alam atas segala karunia nikmat-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini dengan sebaik-baiknya. Makalah yang berjudul “Media Sumber Belajar Metode Drill” ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Media dan Sumber Belajar yang diamanahkan kepada kelompok kami.
Oleh karena, itu penulis mengucapkan banyak terima kasih atas segala dukungan yang diberikan untuk menyelesaikan makalah ini. Meski telah disusun secara maksimal oleh penulis, akan tetapi penulis sebagai manusia biasa sangat banyak kekurangannya dan masih jauh dari kata sempurna. Karenanya penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca.
Besar harapan penulis makalah ini dapat menjadi inspirasi atau sarana pembantu untuk mengetahui apa itu pembelajaran metode drill.
Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga para pembaca dapat mengambil manfaat dan pelajaran dari makalah ini.
Samata, November 2019
Penyusun
Daftar isi
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
LATAR BELAKANG iv
BAB II: PEMBAHASAN
Metode Pembelajaran Siap (Drill) 1
Tahap Kegiatan 3
Tujuan Metode Pembelajaran 5
Tugas Peserta Didik 5
Peran Guru 6
Kelebihan dan Kelemahan 6
BAB III: PENUTUP
Kesimpulan 9
Saran 9
Daftar Pustaka 10
BAB I
LATAR BELAKANG
Metode mengajar adalah cara guru memberikan pelajaran dan cara murid menerima pelajaran pada waktu pelajaran berlangsung, baik dalam bentuk memberitahukan atau membangkitkan. Oleh karena itu, peranan metode pengajaran ialah sebagai alat untuk menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif. Dengan metode ini diharapkan tumbuh berbagai kegiatan belajar siswa sehubungan dengan mengajar guru, dengan kata lain terciptalah interaksi edukatif antara guru dengan siswa. Dalam interaksi ini guru berperan sebagai penggerak atau pembimbing, sedangkan siswa berperan sebagai penerima atau yang dibimbing. Oleh karenanya metode mengajar yang baik adalah metode yang dapat menumbuhkan kegiatan belajar siswa dan sesuai dengan kondisi pembelajaran.
Untuk memperoleh suatu ketangkasan atau ketrampilan latihan dari apa yang telah dipelajari, karena hanya dengan melakukannya secara praktis pengetahuan tersebut dapat disempurnakan dan disiap-siagakan. Akan tetapi dengan mengulangi saja apa yang sudah dipelajari belum berarti proses belajar. Malahan pada masa lampau telah terbukti didalam cara-cara guru men-”drill” murid-murid mereka bahwa pada murid-murid mudah timbul satu kebencian belajar. Itulah sebabnya perlu dipahami dalam situasi mana patut dilakukan latihan-lathan siap (drill) guna memastikan murid-murid memahami dan menguasai materi yang telah disampaikan oleh guru mereka.
Dari definisi metode mengajar, maka metode latihan siap (drill) adalah suatu cara mengajar dimana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan, agar siswa memiliki ketangkasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari.
Latihan Siap (Drill)
Dosen Pengampu :
Disusun Oleh :
Nuzul Syarbini (20500118021)
Wafa Rizkiana (20500118022)
Kelas / Semester : 1.2 / 3 ( Tiga )
FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN
JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI
2019
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT Tuhan Semesta Alam atas segala karunia nikmat-Nya sehingga penulis dapat menyusun makalah ini dengan sebaik-baiknya. Makalah yang berjudul “Media Sumber Belajar Metode Drill” ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Media dan Sumber Belajar yang diamanahkan kepada kelompok kami.
Oleh karena, itu penulis mengucapkan banyak terima kasih atas segala dukungan yang diberikan untuk menyelesaikan makalah ini. Meski telah disusun secara maksimal oleh penulis, akan tetapi penulis sebagai manusia biasa sangat banyak kekurangannya dan masih jauh dari kata sempurna. Karenanya penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca.
Besar harapan penulis makalah ini dapat menjadi inspirasi atau sarana pembantu untuk mengetahui apa itu pembelajaran metode drill.
Demikian yang dapat penulis sampaikan, semoga para pembaca dapat mengambil manfaat dan pelajaran dari makalah ini.
Samata, November 2019
Penyusun
Daftar isi
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
LATAR BELAKANG iv
BAB II: PEMBAHASAN
Metode Pembelajaran Siap (Drill) 1
Tahap Kegiatan 3
Tujuan Metode Pembelajaran 5
Tugas Peserta Didik 5
Peran Guru 6
Kelebihan dan Kelemahan 6
BAB III: PENUTUP
Kesimpulan 9
Saran 9
Daftar Pustaka 10
BAB I
LATAR BELAKANG
Metode mengajar adalah cara guru memberikan pelajaran dan cara murid menerima pelajaran pada waktu pelajaran berlangsung, baik dalam bentuk memberitahukan atau membangkitkan. Oleh karena itu, peranan metode pengajaran ialah sebagai alat untuk menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif. Dengan metode ini diharapkan tumbuh berbagai kegiatan belajar siswa sehubungan dengan mengajar guru, dengan kata lain terciptalah interaksi edukatif antara guru dengan siswa. Dalam interaksi ini guru berperan sebagai penggerak atau pembimbing, sedangkan siswa berperan sebagai penerima atau yang dibimbing. Oleh karenanya metode mengajar yang baik adalah metode yang dapat menumbuhkan kegiatan belajar siswa dan sesuai dengan kondisi pembelajaran.
Untuk memperoleh suatu ketangkasan atau ketrampilan latihan dari apa yang telah dipelajari, karena hanya dengan melakukannya secara praktis pengetahuan tersebut dapat disempurnakan dan disiap-siagakan. Akan tetapi dengan mengulangi saja apa yang sudah dipelajari belum berarti proses belajar. Malahan pada masa lampau telah terbukti didalam cara-cara guru men-”drill” murid-murid mereka bahwa pada murid-murid mudah timbul satu kebencian belajar. Itulah sebabnya perlu dipahami dalam situasi mana patut dilakukan latihan-lathan siap (drill) guna memastikan murid-murid memahami dan menguasai materi yang telah disampaikan oleh guru mereka.
Dari definisi metode mengajar, maka metode latihan siap (drill) adalah suatu cara mengajar dimana siswa melaksanakan kegiatan-kegiatan latihan, agar siswa memiliki ketangkasan atau ketrampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari.
Comments
Post a Comment